Deretan Fakta Menarik Seputar Sephiroth di Final Fantasy VII

Deretan Fakta Menarik Seputar Sephiroth di Final Fantasy VII

Deretan Fakta Menarik Seputar Sephiroth di Final Fantasy VII – Final Fantasy VII adalah sebuah permainan peran konsol yang dirilis oleh Square Co., Ltd. (sekarang Square Enix) pada tahun 1997 dan disutradarai oleh Yoshinori Kitase. Ia adalah permainan pertama dalam seri Final Fantasy yang diproduksi untuk konsol permainan Sony PlayStation dan merupakan permainan pertama dalam seri ini yang diadaptasi untuk dapat dimainkan di komputer pribadi berbasis Microsoft Windows.

Muncul secara perdana sebagai antagonis utama di Final Fantasy VII (1997), Sephiroth menjadi salah satu citra dari japanese role playing game (J-RPG) dan Square Enix. Menganggap dirinya sebagai perpanjangan Jenova, karakter buatan Nomura Tetsuya (野村 哲也) ini ingin mendominasi dan menghancurkan planet FFVII.

Selain FFVII, Sephiroth baru-baru ini juga hadir sebagai karakter  downloadable content (DLC) dalam game Super Smash Bros. Ultimate. Memiliki kekuatan yang hampir setara dengan dewa, seberapa cinta kamu dengan karakter Sephiroth?

1. Rahasia ilahi di balik nama Sephiroth
7 Fakta soal Sephiroth, Malaikat Bersayap Satu di FFVII

Sephiroth adalah karakter yang sarat dengan unsur agama. Pertama, nama Sephiroth berasal dari Bahasa Ibrani, sefirot (סְפִירוֹת‎), yang berarti “Pancaran”. Dalam aliran Kabbalah, terdapat 10 Sephiroth di Pohon Kehidupan yang menandakan 10 kehendak Tuhan. Benar-benar berbeda dengan Sephiroth yang bertingkah bak setan.

Sebagai “sefirot“, Sephiroth di FFVII digambarkan memiliki ambisi untuk menjadi Tuhan untuk mendominasi dunia sesuai visi Jenova. Alhasil, ia memanggil Meteor untuk “melukai” planet demi memakan Lifestream. Dengan kekuatan Lifestream, Sephiroth baru bisa naik status menyaingi Tuhan.

2. Sephiroth tadinya direncanakan jadi saudara atau kekasih Aerith
7 Fakta soal Sephiroth, Malaikat Bersayap Satu di FFVII

Salah satu momen paling mengejutkan dalam dunia gaming adalah saat Sephiroth tiba-tiba menusuk dan membunuh Aerith Gainsborough. Akan tetapi, pada awalnya, Sephiroth sebenarnya direncanakan memiliki hubungan dengan Aerith.

Menurut buku Final Fantasy VII Ultimania Omega, Sephiroth direncanakan jadi saudara hingga pasangan Aerith. Oleh karena itu, Nomura mendesain gaya rambut Sephiroth dan Aerith seragam. Namun, ide ini tak jadi dipakai dan Zack Fair diperkenalkan sebagai pasangan Aerith, sehingga Sephiroth hanya menjadi pembunuh Aerith saja.

3. Sephiroth seharusnya punya kendali yang lebih kuat atas Cloud
7 Fakta soal Sephiroth, Malaikat Bersayap Satu di FFVII

Di draft awal, Cloud Strife direncanakan untuk lebih dikendalikan lagi oleh Sephiroth. Jadi, saat Sephiroth wafat di Reaktor Nibelheim, keinginan hidupnya yang kuat butuh tubuh agar bisa bergerak dan membawa Materia Hitam. Oleh karena itu, Sephiroth merasuki Cloud dan ingatan yang Cloud emban adalah ilusi dari emosi Sephiroth.

Cloud lalu akan mengetahui bahwa dikarenakan proses SOLDIER yang biadab, Sephiroth ingin menguasai Cloud. Selain itu, kepribadian Cloud yang kompleks ditambah dengan tekad Sephiroth menciptakan kepribadian lain sehingga mengaburkan identitas Cloud yang sebenarnya.

Ide cerita yang menarik, kan? Sayangnya, versi ini tidak jadi dipakai setelah Jenova diperkenalkan dan cerita Zack rampung.

4. Konflik antara Sephiroth dan Cloud didasari pada legenda Jepang
7 Fakta soal Sephiroth, Malaikat Bersayap Satu di FFVII

Saat mengisahkan konflik antara Cloud dan Sephiroth, Nomura bersandar pada legenda pertarungan dua samurai yang epik, Miyamoto Musashi (宮本 武蔵) dan Sasaki Kojiro (佐々木 小次郎), di Ganryujima. Seperti yang kita tahu, Musashi – bersenjatakan dayung – berhasil menang dan membunuh Kojiro.

Nomura terinspirasi oleh Sasaki untuk menciptakan Sephiroth. Sementara senjata Sephiroth, Masamune (正宗), terinspirasi dari salah satu pengrajin pedang legendaris Jepang, sebenarnya, desain nodachi yang panjang tersebut datang dari senjata Sasaki, yaitu Monohoshizao (物干し竿) sepanjang 90 sentimeter.

5. Di versi orisinal, Sephiroth kidal. Namun, berubah jadi bertangan kanan saat remake
7 Fakta soal Sephiroth, Malaikat Bersayap Satu di FFVII

Bagi seorang ahli pedang, sebenarnya tangan yang lebih dominan amatlah penting. Akan tetapi, inilah salah satu hal unik dari sang Malaikat Bersayap Satu: tangan dominannya tidak konsisten sepanjang seri.

Di FFVII orisinal, Sephiroth lebih dominan ke tangan kiri atau kidal. Namun, di versi Remake (2020), Sephiroth digambarkan memegang Masamune lebih dominan di tangan kanan. Akan tetapi, Sephiroth sebenarnya digambarkan andal menggunakan dua tangan atau ambidextrous.

6. Rahasia di balik rambut perak nan panjang Sephiroth yang sehalus sutra
7 Fakta soal Sephiroth, Malaikat Bersayap Satu di FFVII

Selain penampilannya yang kakkoii (かっこいい), Sephiroth juga terkenal dengan rambut peraknya yang panjang dan sehalus sutra. Sulit membayangkan seorang anggota kelas atas SOLDIER memiliki rambut panjang yang wangi nan terawat di tengah pertempuran. Apa rahasianya?

Menurut sebuah surat di Crisis Core -Final Fantasy VII- (2007), ternyata, Sephiroth tidak main-main soal perawatan rambut. Ia menggunakan sampo dan conditioner buatan Shinra (神羅) Electric Power Company langsung sebotol. Konon, kedua produk rambut tersebut dicampur dengan 13 jenis parfum!

7. Cloud tidak mungkin kalah melawan Sephiroth
7 Fakta soal Sephiroth, Malaikat Bersayap Satu di FFVII

Salah satu momen paling memorable di jagat Final Fantasy, adalah saat Cloud melancarkan serangan Omnislash terhadap Sephiroth untuk menghabisinya. Ternyata, game FFVII tidak mengizinkanmu untuk mengalah dari Sephiroth.

Jika kamu sengaja tidak menyerang, maka FFVII akan mengaktifkan failsafe secara otomatis. Sementara serangan Sephiroth akan mengambil 31/32 HP Cloud, sang protagonis akan melancarkan serangan balik otomatis dan tetap mengalahkan sang Malaikat Bersayap Satu, hanya saja tanpa kedahsyatan Omnislash.

Permainan ini bermula dari sebuah karakter protagonis, Cloud Strife, bergabung dengan organisasi anti-Shinra yakni AVALANCHE di mana organisasi ini sedang akan menyerang salah satu dari reaktor Mako yang mengelilingi kota Midgar.

Reaktor Mako berhasil mereka hancurkan dan mereka segera kembali kemarkasnya di mana dalam perjalanan ini Cloud bertemu dengan Aeris Gainsborough, seorang wanita penjual bunga. Saat AVALANCHE melakukan misi berikutnya, mereka terperangkap oleh Presiden Shinra di mana mako reaktor tersebut ternyata dijaga oleh sebuah robot.

Walaupun mereka berhasil mengalahkan robot tersebut, Cloud yang belum sempat untuk keluar dari reaktor terlempar dari tingkat atas Midgar akibat ledakan reaktor, dari tingkat atas Midgar Cloud terlempar sampai kepada bagian slum di bawah dan jatuh disebuah gereja pada Sektor 5, dia terjatuh di atas bunga-bunga dan tidak terluka parah.