Filosofi Saat Bermain Catur yang Butuh Strategi Untuk Menang

Filosofi Saat Bermain Catur yang Butuh Strategi Untuk Menang

Filosofi Saat Bermain Catur yang Butuh Strategi Untuk Menang – Catur (chess) adalah permainan papan strategi dua orang yang dimainkan pada sebuah papan kotak-kotak yang terdiri dari 64 kotak, yang disusun dalam petak 8×8, yang terbagi sama rata (masing-masing 32 kotak) dalam kelompok warna putih dan hitam.

Permainan ini dimainkan oleh jutaan orang di seluruh dunia. Catur diyakini berasal dari permainan India, chaturanga (yang menjadi asal nama catur), sekitar abad ke-7. Chaturanga juga diperkirakan merupakan nenek moyang dari permainan strategi serupa yang berasal dari Dunia Timur, seperti xiangqi (catur Cina), janggi (catur Korea), dan shogi (catur Jepang).

Akhir-akhir ini The Queen’s Gambit, serial besutan Netflix sedang banyak diperbincangkan. Novel idn poker88 versi lama karya Walter Tevis ini menceritakan tentang Elizabeth Harmon, jawara catur dunia dari Amerika Serikat di era 1960-an.

1. Kotak pada papan dan bidak catur melambangkan keadilan
Ilmiah, 7 Filosofi Kehidupan yang Didapat dari Main Catur

Permainan catur terdiri dari papan dengan 64 kotak hitam dan putih. Setiap bagian (hitam dan putih) mempunyai arena permainan yang sama besar. Dan setiap pemain dilarang keras keluar dari arena permainan sebelum game berakhir, yang ditandai dengan salah satu pihak mati.

Selain itu, catur juga mempunyai bidak yang sama. Tiap pemain dibekali dengan satu raja, satu ratu, dua menteri, dua kuda, dua benteng atau kastil, dan delapan pion atau prajurit. Dari penjelasan di atas, ada satu filosofi catur yang bisa diambil, yakni adil.

Setiap pemain mempunyai kekuatan yang sama untuk bertarung. Keadilan inilah yang membentuk sportivitas dalam bermain, tegas laman Steemit.

2. Kita diajarkan untuk tidak meremehkan orang lain
Ilmiah, 7 Filosofi Kehidupan yang Didapat dari Main Catur

Jangan pernah meremehkan orang lain walau ia kelihatannya tidak berarti.”

Filosofi ini mengacu pada pion atau prajurit. Ia mungkin terlihat biasa saja, sering diremehkan, dan hanya bisa membuat langkah ke depan. Tetapi, jika pion berhasil menyentuh area lawan dan terus merangsek maju, ia akan menjadi sekuat benteng atau bahkan ratu!

Pion tak ubahnya dengan hidup manusia. Terkadang, kita merasa kecil dan tak berarti. Namun, jika kita kuat dalam menghadapi cobaan, kita akan berubah menjadi sesuatu yang “besar”.

3. Untuk mencapai tujuan hidup, diperlukan strategi dan langkah yang panjang
Ilmiah, 7 Filosofi Kehidupan yang Didapat dari Main Catur

Tujuan bermain catur adalah memenangkan permainan dengan mengalahkan raja. Namun, untuk mengalahkan raja yang dilindungi oleh segenap pasukannya, membutuhkan strategi yang tepat dan setiap langkah harus dipikirkan dengan matang.

Begitu pula dengan hidup. Kita pasti punya tujuan hidup yang ingin dicapai. Untuk meraihnya, diperlukan strategi dan langkah yang panjang. Jangan hanya berpikir untuk hari ini saja, tetapi juga untuk masa depan, laman Steemit mengingatkan.

Mungkin, tujuan hidup kita masih jauh. Tetapi, jangan bermalas-malasan dan terus berusaha untuk menggapainya. Sebab, apa yang kita lakukan hari ini akan menentukan hasil yang kita peroleh nantinya.

4. Ada kalanya kita harus rela berkorban
Ilmiah, 7 Filosofi Kehidupan yang Didapat dari Main Catur

Saat bermain catur, ada kalanya kita harus mengorbankan bidak yang kita miliki. Satu per satu pasukan mulai tumbang dan pertahanan goyah akibat serangan musuh. Semakin sedikit pasukan berarti semakin rentan terhadap kekalahan.

Sama seperti hidup, terkadang kita harus mengorbankan sesuatu untuk mendapatkan hal yang lebih besar. Kadang kala, berkorban membuat kita kehilangan sesuatu.

Misalnya, berkorban waktu untuk belajar siang dan malam demi tes masuk universitas. Kita kehilangan waktu untuk nongkrong dengan teman-teman. Tetapi, jerih payah itu akan terbayar jika berhasil masuk universitas impian kita.

5. Catur merefleksikan kepribadian pemain
Ilmiah, 7 Filosofi Kehidupan yang Didapat dari Main Catur

Membaca kepribadian seseorang sangat mudah lewat catur. Yakni dengan melihat langkah yang diambil selama bermain. Apakah ia merupakan tipe orang yang cenderung menyerang namun mudah dikalahkan? Atau justru bertahan menunggu situasi yang tepat?

Dilansir laman Steemit, jika pemain hanya bertahan dan pasif, berarti ia merupakan orang yang cenderung mengikuti arus dan menerima apa pun yang ada. Apabila pemain cenderung menyerang, kemungkinan ia mempunyai kepribadian yang dinamis dan berani mengambil keputusan.

Tipe penyerang pun masih bisa dibagi lagi. Ada penyerang yang kurang kalkulasi dan memperbesar risiko kalah. Ada pula penyerang yang cenderung waspada dan menghitung langkahnya dengan cermat.

6. Jika kalah, jangan menyerah dan berusaha untuk memenangkan pertandingan berikutnya
Ilmiah, 7 Filosofi Kehidupan yang Didapat dari Main Catur

Dalam catur, ada posisi yang disebut sebagai skakmat. Istilah ini bermakna “raja telah mati”. Saat dihadapkan dengan posisi ini, otomatis kita akan kalah. Namun, pemain tidak boleh menyerah dan terus berusaha untuk memenangkan pertandingan berikutnya.

Apakah hal sejenis skakmat juga ada di dunia nyata? Tentu saja! Skakmat di kehidupan manusia mungkin berwujud bisnis yang bangkrut, kematian orang tersayang, atau pernikahan yang berakhir dengan perceraian.

Mungkin, akan terasa berat di awal. Tetapi, kita harus bangkit kembali dan tidak putus asa dengan keadaan. We can do it!

7. Setiap orang punya keistimewaan masing-masing
Ilmiah, 7 Filosofi Kehidupan yang Didapat dari Main Catur

Seperti yang kita ketahui, setiap bidak catur mempunyai kemampuannya masing-masing. Misalnya, pion atau prajurit hanya bisa berjalan lurus ke depan, kuda berjalan seperti huruf “L” atau ratu yang bisa bergerak secara diagonal, vertikal, dan horizontal dengan jangkauan tak terbatas.

Begitu pula dengan manusia. Kita dilahirkan dengan bakat masing-masing. Apabila potensi ini diarahkan dengan baik, maka bisa bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Jadi, jangan berkecil hati atau iri dengan pencapaian orang lain, ya!

Move in silence, only speak when it’s time to say checkmate.” — Lorenzo Senni.

Cara bermainnya adalah dengan melihat semua pergerakan pemain. Pada mulanya, setiap pemain memiliki 16 buah catur: satu raja (king), satu  menteri (dalam bahasa Inggris disebut queen atau ratu), dua benteng (rook), dua kuda (dalam bahasa Inggris disebut knight atau kesatria), dua  gajah (dalam bahasa Inggris disebut bishop atau uskup), dan delapan bidak  atau pion. Setiap jenis buah catur memiliki gerakannya masing-masing, dengan yang paling kuat adalah ratu dan yang paling lemah adalah pion.