Game Simulasi Nebuchadnezzar yang Bisa Buat Kamu Jatuh Hati

Game Simulasi Nebuchadnezzar yang Bisa Buat Kamu Jatuh Hati

Game Simulasi Nebuchadnezzar yang Bisa Buat Kamu Jatuh Hati – Nebukadnezar adalah gim pembangun kota isometrik klasik yang mengundang pemain untuk mengalami sejarah dan budaya misterius Mesopotamia kuno.

Dalam kampanye, pemain dapat menguasai kota-kota bersejarah berpengaruh yang dipenuhi dengan monumen megah. Ada begitu banyak game PC bertema simulasi pembangunan desa, kota, atau negara. Nah, salah satu game yang cukup menarik untuk dibahas adalah Nebuchadnezzar, sebuah game indie  garapan Nepos Games yang dirilis pada 17 Februari 2021.

Kamu yang sudah mengenal judul Pharaoh, Zeus, Caesar, Immortal Cities, Cleopatra, dan Micropolis pastinya akan jatuh hati dengan game simulasi ini.

1. Cerita menarik tentang zaman kuno
[REVIEW] Nebuchadnezzar—Belajar Sejarah lewat Tampilan Klasik

Secara umum, plot atau jalan cerita utama dalam game ini memang berkutat pada zaman kuno. Ya, kamu akan ditugaskan membangun kota-kota hebat di masa lampau, seperti Babilonia dan Niniwe, yang ada di wilayah Mesopotamia. Kesan klasik dan kuno sangat melekat dalam game indie yang satu ini.

Kalau baca dari laman resmi developernya, kamu akan mendapatkan informasi bahwa sebetulnya game ini sudah siap dirilis pada 2020. Namun, mungkin ada beberapa kendala teknis yang menyebabkan perilisan game mereka baru bisa dilakukan pada Februari 2021. Oh, ya, Nebuchadnezzar dijual di Steam dengan harga yang cukup murah, yakni Rp100 ribuan.

Penulis sendiri cukup suka dengan plot cerita utama yang dihadirkan. Apalagi, jika kita mengikuti mode campaign yang lekat dengan sejarah, pembangunan kota yang kita lakukan akan makin epik. So, jika suka game simulasi yang memiliki plot cerita tentang Mesopotamia Kuno, kamu bisa mengoleksi dan memainkan game yang satu ini.

2. Gameplay kompleks dengan mekanisme yang cukup detail
[REVIEW] Nebuchadnezzar—Belajar Sejarah lewat Tampilan Klasik

Meskipun tampak sederhana, Nebuchadnezzar rupanya menawarkan sesuatu yang berbeda jika dibandingkan dengan banyak game serupa. Gameplay dan sistem mekanismenya cukup kompleks, detail, dan disesuaikan dengan dunia nyata. Bagi yang baru saja menikmati game ini untuk pertama kalinya, kamu wajib beradaptasi dan mempelajari tutorialnya.

Namun, jika sudah bisa memainkannya dengan baik, kamu justru akan merasa bahwa gameplay yang disajikan oleh Nepos Games cukuplah intens dan jauh dari rasa repetitif. Rasa lelah yang mungkin kita rasakan dalam membangun sebuah peradaban kota seketika hilang manakala kita melihat berbagai macam aktivitas sederhana yang ditampilkan.

Ya, Nepos Games rupanya bisa dengan cerdas menyeimbangkan antara gameplay yang kompleks dengan aktivitas yang rumit pula. Saat kota yang kamu bangun berkembang, kehidupan dan aktivitas di dalamnya pun juga akan berkembang dengan berbagai macam gerakan dan kehidupan masyarakat yang terlihat mengasyikkan.

3. Tampilan isometrik klasik menjadi andalan
[REVIEW] Nebuchadnezzar—Belajar Sejarah lewat Tampilan Klasik

Seolah melawan arus, sang developer justru membuat game kekinian dengan tampilan yang benar-benar klasik. Mereka menamakannya sebagai grafis isometrik klasik dan itu betul-betul tidak membutuhkan spesifikasi PC yang tinggi untuk memainkannya. Saat banyak game simulasi lainnya berlomba dalam hal grafis, Nebuchadnezzar tak mau ambil pusing dengan persaingan macam itu.

Mereka jelas membidik pangsa pasar yang lebih luas, terutama gamer yang menyukai game simulasi dengan PC berspesifikasi tak begitu tinggi. Bayangkan saja, game ini bisa dijalankan dengan baik pada PC yang hanya memiliki RAM 2 GB, prosesor setara Intel i3, dan perangkat grafis yang setingkat dengan Intel HD 4000.

Di sini, penulis dapat belajar banyak bahwa untuk membuat game simulasi kekinian yang apik, grafis mentereng tidak wajib ditampilkan. Malah, dengan kapasitas yang hanya mencapai 1—2 GB, game ini bisa menampilkan kondisi kota yang begitu hidup dan memuat berbagai macam aktivitas masyarakat di zaman kuno.

4. Kualitas audio melebihi ekspektasi
[REVIEW] Nebuchadnezzar—Belajar Sejarah lewat Tampilan Klasik

Jujur saja, penulis tidak menyangka bahwa kualitas audio dalam Nebuchadnezzar bisa sebagus ini. Artinya, untuk sekelas game indie, kualitas audio dari game ini masih bisa disejajarkan dengan banyak game besar, macam Age of Empires, Rise of Nations, Pharaoh, dan Age of Mythology.

Padahal, kabarnya Nebuchadnezzar dibuat dengan dana yang cukup terbatas. Suara terdengar cukup jernih, lantang, dan detail. Mulai dari menu, proses pembangunan, orang-orang bekerja, embusan angin, dan kicauan burung, semua terdengar jernih dan berkualitas. Namun, kualitas dari audio dalam game ini memang tidak bisa dikatakan bombastis layaknya game sekelas AAA.

Oh, ya, jangan lupakan musiknya. Lagi-lagi developer cukup detail dalam hal ini. Musik dalam game akan terdengar merdu dan bertema klasik. Jika sekilas didengarkan, mungkin kamu akan dengan cepat meyimpulkan bahwa gaya musikal dalam game ini memang mengarah pada tema-tema Mesir dan Mesopotamia Kuno.

5. Tidak buruk untuk sekelas game indie
[REVIEW] Nebuchadnezzar—Belajar Sejarah lewat Tampilan Klasik

Tidak buruk. Ya, inilah kesimpulan penulis selama memainkan Nebuchadnezzar selama berjam-jam. Untuk sekelas game indie dengan budget yang tak seberapa, Nepos Games sudah dianggap berhasil dalam mengembangkan sebuah karya yang mudah diterima. Meskipun tidak sempurna, game ini sudah bisa menampilkan sebuah simulasi kompleks dengan dukungan audio apik.

Gameplay atau mekanisme permainan juga sangat unik dan menarik. Adaptasi mungkin dibutuhkan untuk mempelajari gameplay-nya yang cukup kompleks. Namun, setelah bisa menguasainya dengan baik, kamu akan dibawa pada sebuah dunia kuno yang padat dan ramai.

Kita memang tidak bisa menuntut banyak dalam persoalan grafis. Pasalnya, game ini memang dibuat dengan cita rasa klasik dan tampilan isometrik yang khas. Terlepas dari itu semua, penulis cukup menikmati game ringan ini. Bagi penulis, skor dari Nebuchadnezzar adalah 3,5/5. Bagaimana denganmu? Apakah kamu juga suka game simulasi bertema kerajaan klasik?

Kampanye utama Nebukadnezar berisi lebih dari selusin misi sejarah meliputi kolonisasi tanah kuno hingga penaklukan Babel oleh Persia pada abad ke-6 SM. Setiap misi memanggil periode waktu yang berbeda dalam sejarah Mesopotamia Kuno, memberikan pengalaman sejarah yang komprehensif. Pemain harus melakukan tugas-tugas penting untuk waktu dan tempat tertentu dari setiap misi, termasuk pembangunan monumen bersejarah.