Inilah Tujuh Game dengan Crossover yang Dianggap Paling Unik

Inilah Tujuh Game dengan Crossover yang Dianggap Paling Unik

Inilah Tujuh Game dengan Crossover yang Dianggap Paling Unik – Game merupakan salah satu wujud nyata dari pemanfaatan teknologi. Dapat diketahui bahwa perkembangan game dari tahun ke tahun dapat dilihat luar biasa signifikan pengaruhnya terhadap masyarakat. Di masa kini, crossover sudah menjadi hal yang jarang dilihat di game (dengan beberapa judul seperti Marvel Vs. Capcom atau Super Smash Bros.).

Berdasarkan cara bermainnya, game dapat dijalankan pada perangkat yang tidak terhubung ke internet (offline) dan harus terhubung ke internet (online) untuk dapat mengakses suatu server yang terpusat. Memiliki penggemar-penggemarnya sendiri, game crossover menyajikan pertemuan antara beberapa tokoh utama di judul game dan membenturkannya satu sama lain.

Akan tetapi, tidak semua game bertema crossover bisa mencapai ekspektasi para penggemar. Entah karena tidak cocok atau faktor lainnya, beberapa game crossover ini justru diingat karena keanehannya. Menurut situs The Gamer, inilah 7 game dengan crossover yang dianggap paling unik.

1. Soulcalibur IV
7 Crossover di Game Terunik, Pertemuan Para Protagonis!

Soulcalibur adalah seri game fighting yang dijual oleh Bandai Namco Entertainment. Sejak Soulcalibur II (2001), game ini turut menyertakan berbagai karakter crossover. Dirilis untuk PlayStation 3 dan XBOX 360 pada 2008, Soulcalibur IV mendatangkan tiga karakter tamu dari Star Wars, yaitu:

  • Galen Marek/Starkiller
  • Darth Vader
  • Yoda

Sementara senjata lightsaber dianggap sebagai daya tarik utama, atmosfer sci-fi dari tiga karakter Star Wars ini tampak bentrok dengan gaya fantasi dan tradisional karakter dan lingkungan Soulcalibur. Bahkan, tiga karakter tamu ini dibuat seolah-olah lebih kuat dari karakter lainnya dan mengecewakan tidak sedikit penggemar Soulcalibur.

2. Lego Rock Band
7 Crossover di Game Terunik, Pertemuan Para Protagonis!

LEGO umumnya identik dengan game yang melibatkan aktivitas merakit. Sempat sukses dengan merilis game film bergaya LEGO, Warner Bros Interactive Entertainment merilis game Lego Rock Band hasil produksi Harmonix dan TT Fusion untuk PS3, XBOX 360, Nintendo DS, dan Wii pada 2009. Bagaimana tanggapan para penggemar?

Sementara menampilkan atmosfer cute ala Lego untuk menarik kalangan gamer usia muda, gameplay Lego Rock Band dikritik karena kurang menantang, terutama dengan Super Easy Mode. Di sisi lain, Lego Rock Band menyediakan 45 lagu yang apik untuk memperkenalkan lagu legendaris pada generasi muda.

3. Mario + Rabbids Kingdom Battle
7 Crossover di Game Terunik, Pertemuan Para Protagonis!

Pada 2017, Ubisoft mencoba peruntungan dengan mengirimkan Raving Rabbids ke dunia Super Mario di Nintendo di game RPG berjudul Mario + Rabbids Kingdom Battle. Game ini menceritakan perjuangan Mario dan kawan-kawannya serta beberapa Rabbids (berkostum ala karakter Super Mario Bros.) menyelamatkan Mushroom Kingdom.

Rilis di Nintendo Switch, para kritikus game memuji grafik dan gameplay yang ramah untuk para gamer game tactical, bahkan yang masih baru. Sekuel game ini, Mario + Rabbids Sparks of Hope, direncanakan untuk rilis pada 2022 mendatang. Kita tunggu saja kelanjutannya!

4. Monster Hunter World: Iceborne
7 Crossover di Game Terunik, Pertemuan Para Protagonis!

Expansion pack untuk Monster Hunter World karya Capcom, Monster Hunter World: Iceborne dirilis pada 2019. Selain monster, mekanisme gameplay, dan cerita baru, Iceborne mengundang karakter tamu dari remake Resident Evil 2 yang juga keluar pada tahun tersebut. Sayangnya, fitur ini ada hanya untuk sementara.

Di sini, kamu bisa bermain sebagai Leon dan Claire dengan mengumpulkan lencana S.T.A.R. Selain itu, ada juga efek “Zombifikasi” yang memperlambat gerakan dan regenerasimu.

5. Unreal Championship 2: The Liandri Conflict
7 Crossover di Game Terunik, Pertemuan Para Protagonis!

Sebelum terkenal dengan Fortnite, Epic Games sempat bekerja sama dengan Midway Games untuk memproduksi game tembak-tembakan berjudul “Unreal Championship 2: The Liandri Conflict” pada 2005. Di game ini, Midway tidak ragu memasukkan karakter Mortal Kombat, seperti Raiden.

Sayangnya, Raiden (yang kental dengan budaya dan tampilan Jepang) seolah-olah tidak cocok dengan tampilan Mesir Kuno di Unreal Championship 2. Sementara menambahkan karakter Mortal Kombat dianggap sebagai langkah untuk mendongkrak popularitas game fighting tersebut, Raiden dianggap terlalu overpower sehingga terasa jomplang.

6. NBA Street V3 (versi GameCube)
7 Crossover di Game Terunik, Pertemuan Para Protagonis!

Dirilis pada 2005 oleh EA Sports BigNBA Street V3 menampilkan permainan basket versi jalanan yang ikut menyertakan atlet kondang dari NBA. Selain PS2 dan XBOX, NBA Street V3 juga dirilis untuk GameCube. Jika dimainkan di GameCube, NBA Street V3 mendatangkan karakter dari jagat Super Mario Bros.

Bukan ide yang menarik, agak lucu jika membayangkan karakter mungil ala Super Mario Bros. harus bersaing dengan atlet NBA yang tinggi. Coba saja bayangkan Shaquille O’Neal, Baron Davis, dan LeBron James main 3-on-3 melawan Mario, Luigi, dan Putri Peach. Kebanting, kan?

7. PlayStation Move Heroes
7 Crossover di Game Terunik, Pertemuan Para Protagonis!

Pada 2011, Sony Computer Entertainment merilis game action-adventure untuk PS3 bertajuk PlayStation Move Heroes. Untuk memainkan game ini, para gamer membutuhkan PlayStation Move.

Sementara ide crossover pada game ini memang menarik, PlayStation Move Heroes menerima kritik keras. Selain kekurangan di segi kekurangan kontrol hingga gameplay yang repetitif, game ini gagal memenuhi ekspektasi crossover antara tiga seri besar PlayStation tersebut.