Ternyata Mahasiswa UMM Ciptakan Game Bertema COVID-19 Lho

Ternyata Mahasiswa UMM Ciptakan Game Bertema COVID-19 Lho

Ternyata Mahasiswa UMM Ciptakan Game Bertema COVID-19 Lho – Game adalah permainan yang menggunakan media elektronik, merupakan sebuah hiburan berbentuk multimedia yang di buat semenarik mungkin agar pemain bisa mendapatkan sesuatu sehingga adanya kepuasaan batin. Bermain
game merupakan salah satu sarana pembelajaran.

Sebuah inovasi menarik kembali dihasilkan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kali ini, lima mahasiswa jurusan Informatika membuat sebuah game untuk edukasi COVID-19 bernama ‘Fight COVID-19’.

Kelima mahasiswa tersebut adalah Rosi Andreyna Guntari Putri, Indah Ardhia Cahyani, Event Rifki Pratiwi, Lutfhin Ramadhani Tuadingo dan Ilham Ardiansyah Haksay. Mereka membuat game bertema COVID-19 yang di dalamnya berisi tentang Club388 edukasi berbagai hal tentang COVID-19 untuk anak usia 6-10 tahun.

1. Lebih mudah sampaikan edukasi melalui game
Mahasiswa UMM Ciptakan Game Bertema COVID-19 

Salah satu anggota kelompok, Rosi Andreyna menjelaskan bahwa dirinya dan keempat rekannya memilih game sebagai media edukasi karena lebih mudah diterima. Ia berasumsi bahwa anak-anak yang lebih suke bermain game ketimbang membaca buku.

“Target kami memang anak-anak. Karena selama ini anak-anak belum banyak.

2. Berisi banyak informasi tentang COVID-19
Mahasiswa UMM Ciptakan Game Bertema COVID-19 

Lebih jauh, Rosi menjelaskan bahwa cara kerja game COVID-19 buatan mereka sangat edukatif. Banyak informasi terkait kesehatan dan COVID-19 yang bisa dipelajari oleh anak-anak. Tiap-tiap informasi dikemas dalam rintangan kuis yang harus dilewati. Dalam setiap level yang dimainkan, anak-anak akan mendapatkan informasi baru.

“Saat ini game buatan kami ini masih untuk versi PC. Namun ke depan akan dikembangkan agar informasi yang dimuat bisa lebih banyak,” tambahnya.

3. Cara bermain sederhana
Mahasiswa UMM Ciptakan Game Bertema COVID-19 

Rosi menyebut bahwa cara memainkan game tersebut cukup sederhana. Anak-anak yang akan memainkan game COVID ini harus memilih karakter yang akan dimainkan. Setelah itu, karakter yang dipilih itu akan memulai perjalanan melewati semacan labirin. Karakter yang dimainkan harus dibawa untuk bisa keluar dari labirin tersebut.

Sepanjang perjalanan, karakter itu akan berjumpa dengan berbagai rintangan yang berbentuk virus. Untuk bisa mengalahkan virus tersebut, karakter harus menjawab beberapa kuis yang tersedia.

Jika berhasil maka karakter tersebut bakal mendapat tambahan nyawa berupa masker dan hand sanitizer. Nantinya, saat mencapai ujung pintu keluar labirin, karakter akan bertemu dengan king virus yang harus ditaklukkan dengan cara yang sama, yakni menjawab kuis.

“Tetapi kalau mereka terkena virus, maka nyawa pada karakter akan berkurang,” sambungnya.

4. Baru sampai tiga level
Mahasiswa UMM Ciptakan Game Bertema COVID-19 

Sejauh ini, tingkat kesulitan dari game buatan mahadiswa UMM ini baru sampai level tiga. Setiap levelnya pemain akan memainkan permainan yang sama tetapi dengan tingkat kesulitan yang berbeda. Level kesulitannya berada pada kompleksitas labirin yang harus dilalui karakter. Kemudian juga pemain game harus lebih cerdik dalam menjawab kuis yang tersedia guna menghindari rintangan berupa virus.

“Proses pembuatannya sendiri berjakan tiga bulan. Bagian tersulitnya adalah saat pembuatan coding. Nantinya game ini akan terus kami kembangkan agar bisa mencapai level yang lebih tinggi lagi,” tandasnya.