Berikut Tips Memilih Alat Permainan Anak Berdasarkan Usia

Berikut Tips Memilih Alat Permainan Anak Berdasarkan Usia

Berikut Tips Memilih Alat Permainan Anak Berdasarkan Usia – Memasuki periode emas perkembangan anak, memilih permainan anak yang mendidik untuk Si Kecil menjadi hal yang penting. Bermain memang kegiatan yang sangat menyenangkan bagi Si Kecil, apalagi di usianya yang sedang aktif mencoba dan mengeksplorasi berbagai hal.

Sayangnya, tidak semua permainan anak memiliki dampak positif. Bermain  gadget misalnya, jika dilakukan terlalu sering dan dalam durasi waktu yang lama, justru membuat perkembangan Si Kecil terganggu. Permainan memiliki dampak penting untuk tumbuh kembang anak.

Karena, lewat permainan ada banyak keuntungan yang diperoleh. Tak hanya terhadap pertumbuhan fisik, tetapi juga untuk perkembangan mental dan sosial anak. Apakah kamu bingung untuk memilih permainan anak yang sesuai dengan usianya?

1. Pentingnya bermain bagi anak
Bingung Memilih Alat Permainan Anak Sesuai Usianya? Ini Tipsnya

Alat bermain bagi merupakan suatu alat untuk stimulasi pertumbuhan dan perkembangan anak. Yang dimaksud stimulasi adalah rangsangan yang datang dari lingkungan di luar individu anak. Anak yang banyak mendapat stimulasi akan lebih cepat berkembang daripada anak yang kurang atau bahkan tidak mendapatkan stimulasi.

Stimulasi dapat juga berfungsi sebagai penguat. Contohnya, dengan munculnya seseorang di hadapan anak, contohnya seperti Ibu, akan memberikan semangat kebahagiaan bagi anak, sehingga anak berinisiatif untuk melakukan permainan.

Nah, pemberian stimulasi ini akan efektif apabila orang tua jeli dengan kebutuhan anak sesuai dengan tahapan perkembangannya.

2. Usia 0 sampai 12 bulan
Bingung Memilih Alat Permainan Anak Sesuai Usianya? Ini Tipsnya

Tujuan dari alat permainan yang diharapkan pada anak usia 0-12 bulan adalah:

  • Melatih refleks-refleks, misalnya mengisap dan menggenggam
  • Melatih kerja sama mata dan tangan
  • Melatih kerja sama mata dan telinga
  • Melatih mencari objek yang ada tetapi tidak terlihat
  • Melatih mengenal sumber suara
  • Melatih kepekaan perabaan
  • Melatih keterampilan dengan gerakan berulang

Alat permainan yang dianjurkan adalah:

  • Benda yang aman untuk dimasukkan mulut atau dipegang
  • Alat permainan berupa gambar atau bentuk muka
  • Alat permainan lunak berupa boneka orang atau binatang
  • Alat permainan yang dapat digoyangkan dan mengeluarkan suara
  • Alat permainan berupa selimut dan boneka
3. Usia 12 sampai 24 bulan
Bingung Memilih Alat Permainan Anak Sesuai Usianya? Ini Tipsnya

Tujuan dari alat permainan yang diharapkan pada anak usia 12-24 bulan adalah:

  • Mencari sumber suara atau mengikuti sumber suara
  • Memperkenalkan sumber suara
  • Melatih anak melakukan gerakan mendorong dan menarik
  • Melatih imajinasi anak
  • Melatih anak melakukan kegiatan sehari-hari dalam bentuk kegiatan yang menarik

Alat permainan yang dianjurkan meliputi:

  • Genderang, bola dengan giring-giring di dalamnya
  • Alat permainan yang dapat didorong dan ditarik
  • Alat permainan yang terdiri dari alat rumah tangga seperti cangkir, sendok, botol plastik, dan ember
  • Buku bergambar, kertas untuk dicorat-coret, krayon, atau pensil berwarna
4. Usia 25 sampai 36 bulan
Bingung Memilih Alat Permainan Anak Sesuai Usianya? Ini Tipsnya

Tujuan dari alat permainan yang diharapkan pada anak usia 25-36 bulan:

  • Menyalurkan emosi atau perasaan anak
  • Mengembangkan keterampilan berbahasa
  • Melatih motorik halus dan kasar
  • Mengembangkan kecerdasan (menghitung, mengenal, dan membedakan warna)
  • Melatih kerja sama mata dan tangan
  • Melatih daya imajinasi
  • Kemampuan membedakan permukaan dan warna benda

Alat permainan yang dianjurkan antara lain:

  • Lilin yang dapat dibentuk
  • Alat untuk menggambar
  • Puzzle sederhana
  • Manik-manik ukuran besar
  • Bola
  • Benda yang mempunyai permukaan dan warna yang berbeda
5. Usia 36 sampai 72 bulan
Bingung Memilih Alat Permainan Anak Sesuai Usianya? Ini Tipsnya

Tujuan dari alat permainan yang diharapkan pada anak usia 36-72 bulan:

  • Mengembangkan kemampuan menyamakan dan membedakan
  • Mengembangkan kemampuan berbahasa
  • Mengembangkan pengertian tentang berhitung, pertambahan, dan pengurangan
  • Merangsang daya imajinasi dengan berbagai cara bermain pura-pura (sandiwara)
  • Membedakan benda dengan perabaan
  • Menumbuhkan sportivitas
  • Mengembangkan kepercayaan diri
  • Mengembangkan kreativitas
  • Mengembangkan koordinasi motorik (melompat, lari, dan memanjat)
  • Mengembangkan sosialisasi atau bergaul dengan anak dan orang di luar rumahnya
  • Mengembangkan kemampuan mengontrol emosi, motorik halus, dan kasar
  • Memperkenalkan kompetisi dan gotong royong
  • Memperkenalkan pengertian yang bersifat ilmu pengetahuan, misalnya pengertian terapung dan tenggelam

Alat permainan yang dianjurkan adalah:

  • Berbagai benda dari sekitar rumah, buku bergambar, majalah anak, alat gambar dan alat tulis
  • Kertas untuk belajar melipat dan menggunting
  • Teman bermain: anak sebaya, orang tua, dan orang lain di luar rumah

Demikianlah tips dalam memilih alat permainan untuk anak sesuai usianya. Orang tua hendaknya memilih alat bermain atau permainan yang tak cuma menyenangkan untuk anak, tetapi juga harus bermanfaat dalam mengoptimalkan tumbuh kembangnya. Selamat mencoba!

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), anak di bawah usia 2 tahun sebaiknya tidak memakai gadget. Sedangkan balita di atas usia 2 tahun, sebaiknya tidak memainkan gadget lebih dari 1 jam per hari. Jadi, meski memberikan gadget kepada anak tidak dilarang, namun gadget bukanlah permainan mendidik sehingga sebaiknya diberikan dengan

Inilah mengapa mengetahui jenis-jenis permainan yang tepat untuk anak penting bagi para orang tua. Dengan memahami mana jenis permainan yang lebih baik dan mendidik untuk Si Kecil, orang tua tak hanya bisa memilih permainan yang menghibur anak tapi juga mendapatkan manfaat positif untuk tumbuh kembang Si Kecil.