Inilah Fakta & Sejarah Dari Permainan Legenda Monopoli

Inilah Fakta & Sejarah Dari Permainan Legenda Monopoli

Inilah Fakta & Sejarah Dari Permainan Legenda Monopoli – Masa kecil adalah masa lalu dimana kita tidak memikirkan hal-hal yang akan datang di masa depan, yang kita pikirkan hanyalah tentang bermain dan bersenang-senang bersama teman sebaya. Baru-baru ini saya sering mengingat masa kecil saya yang indah dan penuh akan makna, masa kecil tak lepas dari hal-hal seru nan asik, termasuk permainan-permainan yang dimainkan bersama teman-teman.

Salah satu permainan yang muncul di benak saya adalah permainan papan yang legendaris, namanya Monopoli. Permaianan yang kini hampir punah ini menginspirasi saya untuk berbagi hal-hal menarik yang kaya akan edukasi. “Bagaikan mie goreng tanpa kriuk”, bernostalgia tanpa bercerita rasanya tidak pas, hehehe.

Siapa sih yang gak pernah main Monopoli? Rasanya, hampir semua orang pernah Login IDN Poker memainkan board game satu ini. Permainan ini bertujuan untuk memperkaya diri sendiri dan membuat lawan bangkrut dengan cara memperdagangkan properti, seperti tanah, rumah, atau hotel.

1. Awalnya bernama The Landlord’s Game
Mengejutkan! Ini 7 Fakta Sejarah Permainan Monopoli

Di akhir tahun 1800-an, sesosok wanita muda bernama Elizabeth Magie (Lizzie) dikenalkan dengan tulisan Henry George oleh ayahnya. Ia pun mempelajari buku berjudul Progress and Poverty karya ekonom politik tersebut.

Lalu, ia berkolaborasi dengan kawannya di komunitas Brentwood, Maryland, dan menciptakan “The Landlord’s Game”. Dilansir laman HenryGeorge.org, Lizzie menjelaskan bahwa permainan ini akan menjadi “demonstrasi praktis dari sistem perampasan tanah dengan semua hasil dan konsekuensinya”.

Kemudian, ia mengajukan permohonan paten dan diberikan pada 5 Januari 1904. The Landlord’s Game diharapkan menjadi cara menjelaskan bagaimana sistem ekonomi politik Henry George bekerja di kehidupan nyata.

2. Edisi baru The Landlord’s Game muncul dengan beberapa perubahan
Mengejutkan! Ini 7 Fakta Sejarah Permainan Monopoli

Di tahun 1906, Lizzie pindah ke Chicago, Illinois, lalu bertemu Albert Phillips dan menikah di tahun 1910. Lalu, Lizzie dan pengikut Henry George lainnya bersama-sama mendirikan Economic Game Company of New York.

Kemudian, Lizzie dan suaminya pindah ke Clarendon, Virginia, dan mematenkan edisi terbaru The Landlord’s Game di tahun 1924. Edisi baru ini diterbitkan oleh Adgame Company dan muncul pada tahun 1932.

Versi terbaru The Landlord’s Game memiliki perubahan pada tampilan papan dan menyertakan nama jalan. Selain itu, ada seperangkat aturan baru yang berkaitan dengan nama permainan tersebut, yakni prosperity atau kemakmuran.

3. Kemudian, berganti nama menjadi Monopoli
Mengejutkan! Ini 7 Fakta Sejarah Permainan Monopoli

Tokoh publik pun turut memainkan The Landlord’s Game. Salah satunya adalah Scott Nearing, anggota departemen ekonomi di University of Pennsylvania, yang menggunakan permainan ini untuk pengajaran.

Scott memainkan The Landlord’s Game dengan saudaranya, Guy Nearing. Saat memainkan permainan, mereka mengubah aturan. Contohnya, alih-alih hanya membayar sewa saat mendarat di blok properti, para pemain bisa mengadakan lelang untuk membelinya, dilansir HenryGeorge.org.

Tak hanya itu, mereka juga membuat papan permainan mereka sendiri dan mengganti properti yang ditentukan Lizzie dengan properti di kota atau negara bagian mereka sendiri. Yang lebih revolusioner, mereka mengubah judul permainan menjadi “Monopoli Lelang”, kemudian disingkat menjadi “Monopoli” saja.

4. Charles Darrow memodifikasi dan mematenkan permainan ini, lalu mendapat keuntungan besar
Mengejutkan! Ini 7 Fakta Sejarah Permainan Monopoli

Kemudian, seseorang bernama Charles Todd memperkenalkan permainan ini ke Charles dan Esther Darrow. Menurut mereka, ini adalah hal yang sama sekali baru. Tak disangka, Charles Darrow berniat licik dengan memanfaatkan evolusi dan popularitas permainan.

Di tahun 1933, ia mendapat hak cipta untuk edisi permainan yang telah disempurnakan. Ia membuat papan karton, lalu mengemasnya dalam kotak putih, dan dijual secara lokal di Philadelphia.

Selanjutnya, di tahun 1935, Charles Darrow menyerahkan permainan tersebut ke U.S. Patent Office (Kantor Paten AS). Sedihnya, pegawai Kantor Paten tidak menghargai asal-usul permainan yang diciptakan oleh Lizzie. Sudah bisa ditebak, Charles Darrow mendapat keuntungan besar dari hasil penjualan Monopoli.

5. Elizabeth Magie hanya memperoleh paten US$500 dan tidak mendapatkan royalti
Mengejutkan! Ini 7 Fakta Sejarah Permainan Monopoli

Di tahun 1932, Parker Brothers membeli paten Lizzie seharga US$500 dengan syarat Parker Brothers terus menerbitkan The Landlord’s Game dan Monopoli. Apa yang terjadi saat Robert Barton (Presiden Parker Brothers) menemui Lizzie?

Robert Barton bertanya, apakah Lizzie menerima jika ada perubahan dalam permainannya? Lizzie menolak dan menegaskan bahwa dirinya tidak akan mengubah permainannya dengan cara apa pun. Alasannya, permainannya dibuat untuk mengajarkan teori Henry George tentang perpajakan tunggal.

Dalam wawancara dengan The Washington Star pada Januari 1936, ia tidak mempermasalahkan hanya menerima paten US$500 dan tidak pernah mendapat royalti. Lizzie sudah cukup puas selama gagasan Henry George tersebar lewat permainannya.

6. Penjualan edisi ketiga The Landlord’s Game tidak terlalu menggembirakan
Mengejutkan! Ini 7 Fakta Sejarah Permainan Monopoli

Di tahun 1939, Parker Brothers menerbitkan edisi ketiga The Landlord’s Game. Namun, perusahaan tidak melakukan apa pun untuk mempromosikannya. Alhasil, permainan segera ditarik dari toko dan menghancurkan hampir setiap salinan yang tidak terjual.

Sesuai kesepakatan dengan Lizzie, permainan ini punya dua perangkat aturan. Tetapi, hanya aturan dari Parker Brothers yang dijual bersama permainan tersebut. Jika pembeli ingin mendapatkan aturan alternatif, mereka harus menghubungi Lizzie langsung.

7. Elizabeth Magie kurang mendapatkan penghargaan dan kredit sebagai penemu
Mengejutkan! Ini 7 Fakta Sejarah Permainan Monopoli

Bukan hanya itu yang membuat Lizzie kecewa. Dua permainan lain yang ia ciptakan untuk Parker Brothers (King’s Men dan Bargain Day) menerima sedikit publisitas dan pamornya meredup.

Sampai akhir hayatnya, Lizzie kurang mendapat penghargaan dan kredit atas temuannya. Ia meninggal di tahun 1948 tanpa keturunan. Selain itu, obituari dan nisannya tidak menyebutkan penemuannya semasa hidup.

Yang lebih menyedihkan, pekerjaan terakhirnya adalah di Kantor Pendidikan AS dan rekan-rekannya mengenal Lizzie sebagai juru ketik tua yang berbicara tentang menciptakan permainan, laman The Guardian menjelaskan.

Bahkan, Hasbro (di mana Parker Brothers menjadi anak perusahaannya) masih meremehkan status Lizzie. Di situs web Hasbro pada tahun 2015, mereka membuat garis waktu sejarah permainan dimulai di tahun 1935. Padahal, Lizzie telah membuat The Landlord’s Game jauh sebelum itu.

Mungkin sudah banyak yang mengerti. Monopoli adalah salah satu permaianan papan (Board game) yang dimainkan oleh 2-4 pemain. Sistem permainannya adalah dengan melempar dadu untuk menentukan jumlah langkah dan petak yang akan dipijak.

Setiap pemain diberi bidak atau bisa kita sebut wong-wongan, ada berbagai macam bentuk bidak dalam permainan monopoli, tergantung jenis monopoli apa yang kita mainkan. Bidak ini digunakan untuk melangkah memutari papan monopoli.

Setiap pemain juga diberi uang pertama atau uang awal yang digunakan untuk transaksi pembelian petak tanah atau transaksi lainnya, bisa juga digunakan untuk membayar denda atau pajak. Dari pembelian petak tanah tersebut, si pemain akan menjadi tuan tanah dan mendapatkan kartu hak milik atau sertifikat tanah yang nantinya dapat didirikan rumah sampai hotel.

Jika salah satu pemain memijakkan kaki di petak tanah yang sudah bertuan, maka pemain tersebut diwajibkan membayar sewa. Setiap petak tanah mempunyai harga sewa yang berbeda, mulai dari yang termurah, sampai yang termahal. Dan jika tanah sudah didirikan rumah atau hotel, harga sewanya juga berbeda pula, biasanya yang paling mahal adalah hotel.